Selasa, 05 April 2011

Awan Kematian
Awan gelap menyelimuti salah satu sudut kota itu. Gemuruh petir menyambar mengiringi deru angin. Pertanda badai akan segera menerpa desa kecil itu. Jalan desa pun mulai tampak sepi. Tak tampak kesibukan warga desa yang sebagian besar adalah petani. Petir kian bergemuruh, bersahutan dengan lantunan merdu ayat-ayat suci Al-Qur’an yang terdengar dari salah satu masjid. Suara yang mampu menenangkan hati siapapun di tengah derasnya badai.
Terlihat seorang pemuda berjalan mendekati masjid tersebut. Dari kejauhan, aku bias tahu bahwa pemuda itu adalah Rasyid. Seorang yang terkenal dengan keramahannya. Aku tahu itu dari perawakannya yang berbadan besar dan berkulit gelap bak preman pasar. Namun di balik semua itu tersimpan jiwa yang besar, penuh dengan keramahan dan akhlak mulia. Dia adalah pria yang ramah dan selalu menolong warga lain yang membutuhkan bantuan. Termasuk diriku yang pernah ditolongnya saat aku dikeroyok preman pasar yang akan memalakku. Sejak saat itu aku merasa berhutang budi padanya.
Tetes air hujan mulai turun membasahi jalan di depanku. Kupercepat langkahku menuju masjid. Aku dan Rasyid berpapasan di depan pintu masjid. Kami pun langsung masuk ke dalam masjid tersebut. Di dalam kulihat masjid telah penuh oleh para pemuda desa. Di masjid ini sedang diadakan kajian rohani untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan para pemuda. Aku langsung mengajak Rasyid untuk duduk di salah satu tempat kosong. Suasana hening terasa di dalam masjid ini. Membuat setiap kata dari ustadz Firman slah satu tokoh agama di desa kami itu dapat menggetarkan hati kami. Ceramah ini mengambil tema tentang bagaimana menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama. Maka dari itu kudengarkan baik-baik karena suatu saat aku pasti membutuhkannya.
Tak terasa 40 menit telah berlalu. Ceramah telah usai, namun aku tak segera pulang. Kulihat diluar hujan masih sangat lebat. Kusandarkan tubuhku ke dinding dan melihat seisi masjid. Tampak Rasyid sedang berbincang dengan Ustadz Firman. Aku tak tahu apa yang mereka perbincangkan, namun aku tahu benar apa maksud pembicaraan itu. Rasyid sedang menjalani terapi, terapi rohani tepatnya. Ya temanku yang satu ini sedang mengalami goncangan batin yang cukup parah menurutku. Jadi setiap hari setelah ceramah ia akan mendapatkan terapi dari ustadz Firman yang memang memiliki kemampuan di bidang ini.
Sudah sekitar satu bulan Rasyid mendapatkan yerapi ini. Sejak peristiwa 6 bulan lalu ia tiba-tiba berubah. Sering mengamuk tanpa alasan. Bahkan beberapa kali pernah mencoba untuk bunuh diri. Namun selalu dapat digagalkan oleh warga yang mengetahuinya. Untuk itulah ia harus mendapatkan terapi ini. Terbukti setelah sebulan menjalani terapi, ia menunjukkan perubahan yang signifikan. Bukan hanya Rasyid, para warga pun ikut senang dengan perkembangan ini. Termasuk diriku.
Satu tahun yang lalu, Rasyid menikah dengan gadis pujaan hatinya. Seorang gadis cantik dari desa sebelah dan merupakan puteri dari seoang pengusaha kaya. Bahkan cinta Rasyid kepada gadis ini telah diketahui oleh para warga kedua desa ini. Ini merupakan sebuah anugerah bagi Rasyid yang saat itu bekerja sebagai polisi. Hari-harinya selalu dihiasi dengan kemesraan dengan istri yang sangat dicintainya itu. Kemanapun Rasyid pergi pasti selalu ada untuknya.
Namun kebahagiaan itu tampaknya tak akan bertahan cukup lama. Setelah 6 bulan hidup bersama dan penuh kebahagiaan, tiba-tiba Rasyid dipecat dari pekerjaannya sebagai polisi. Ia dipecat karena dianggap lalai saat bertugas hingga menyebabkan hilangnya nyawa orang lain. Hidupnya kini menjadi sulit. Apalagi kini istrinya merengek-rengek minta ini dan itu. Hal ini semakin membuatnya tertekan. Istrinya selalu mendesak agar Rasyid mencari pekerjaan lain untuk mencukupi kebutuhannya. Berkali-kali ia mencoba melamar pekerjaan di berbagai tempat. Namun tak ada hasilnya. Hal ini membuat istrinya semakin marah dan menunjukkan sifatnya yang materialistis.
Seminggu setelah ia di pecat, istrinya semakin tak tahan. Ia pernah berkata pada Rasyid bahwa jika Rasyid tidak segera mendapatkan pekerjaan, ia akan minta cerai. Hingga suatu hari setelah mencari pekerjaan, langit sangat gelap. Awan hitam seakan membayangi langkahnya yang lelah menuju rumah. Seampainya di rumah, betapa kagetnya Rasyid melihat istrinya sedang bercumbu dengan pria lain yang tidak lain adalah rekannya saat masih bekerja di kepolisian. Rasyid marah besar dan langsung mengusir pria itu. Ia mendekati istrinya dan langsung menamparnya.
“Istri kurang ajar!! Ditinggal suami mencai pekerjaan malah selingkuh. Dasar wanita tak tahu diuntung! Pergi kamu!”
“Baik, aku akan pergi bang. Lagipula aku juga sudah bosan hidup denganmu yang kini hanya seorang pengangguran.” Jawab istrinya.
Istrinya pun segera pergi meninggalkan Rasyid sendiri di rumah itu. Hari-hari Rasyid kini tak seperti dulu lagi. Awan kelabu selalu membayangi jalan hidupnya. Kini ia hanya sendiri memendam luka yang sangat membekas di hatinya. Hari-harinya hanya diisi dengan termenung dan melamun, bahkan terkadang ia tertawa sendiri seperiti orang gila. Namun terkadang ia marah dan mengamuk tanpa alasan yang jelas sampai merusak rumah warga. Hal ini membuat warga menjadi resah.
Bukan hanya itu, ia pun pernah mencoba untuk bunuh diri. Saat itu salah satu warga melintas di depan rumah Rasyid. Ia melihat Rasyid sedang memasang tali ke atas sebuah pohon di pekarangan rumah. Karena ia penasaran, ia terus meperhatikan yang dilakukan Rasyid. Tiba-tiba ia melihat Rasyid mengikat lehernya dengan tali itu. Ia langsung berteriak dan memanggil warga lain yang kebetulan sedang melintas. Kemudian mereka berusaha mencegah hal itu. Walaupun kejadian itu berhasil digagalkan, namun beberapa kali Rasyid pernah mencoba kembali untuk mengakhiri hidupnya dengan cara lain. Tapi selalu berhasil digagalkan. Seakan awan kelabu tak pernah hilang dari hidupnya. Akhirnya demi menjaga keselamatan Rasyid dan keamanan warga, Rasyid dibawa menemui ustadz Firman untuk diberikan terapi kejiwaan sampai sekarang.
Kulihat keluar melalui jendela masjid. Awan gelap masih menyelimuti desa ini, bahkan hujan semakin deras diiringi sambaran petir yang semakin bergemuruh. Aku pun semakin mengurungkan niatku untuk pulang kerumah. Karena rumahku yang cukup jauh ditambah aku hanya hidup sendiri, jadi tidak pulang pun tidak masalah bagiku. Lebih baik kutunggu sampai hujan reda walau sampai besok pagi sekalipun.
Berbeda dengan Rasyid, kulihat ia sedang berpamitan dengan ustadz Firman. Beberapa kali ustadz Firman mencegahnya pulang untuk menunggu hujan reda. Namun Rasyid tetap memaksa untuk langsung pulang. Entah kenapa ia begitu ingin pulang. Karena setahuku ia kini hanya hidup sendiri. Kulihat ia keluar dari masjid sambil berlari. Tak lama kemudian. ”Braakkkk”. Suara tabrakan terjadi di depan masjid. Aku segera keluar untuk melihat kejadian, begitu pula dengan para pemuda yang kebetulan masih di dalam masjid.
Di jalan depan masjid, kulihat Rasyid tergeletak dengan kepala mengucurkan darah. Menurut warga yang melihat kejadian ini, Rasyid tengah berlari keluar dari masjid dan tanpa melihat ia langsung menyeberang jalan. Tiba-tiba sebuah truk melaju sangat kencang menyambar tubuhnya hingga terpental. Rasyid tewas seketika. Sungguh memilukan kejadian yang dia alami. Kini ia telah tergeletak tak bernyawa di bawah naungan awan hitam kelam. Namun ininilah takdir yang telah digariskan oleh Yang Maha Kuasa. Tamat.
BIOGRAFI
A.H. NASUTION

Nama : Abdul Haris Nasution
Pangkat : Jenderal Bintang Lima
Lahir : Kotanopan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, 3 Desember 1918
Meninggal : Jakarta, 6 September 2000
Agama : Islam
Istri : Ny Johanna Sunarti
Pendidikan :
• HIS, Yogyakarta (1932)
• HIK, Yogyakarta (1935)
• AMS Bagian B, Jakarta (1938)
• Akademi Militer, Bandung (1942)
• Doktor HC dari Universitas Islam Sumatera Utara, Medan (Ilmu Ketatanegaraan, 1962)
• Universitas Padjadjaran, Bandung (Ilmu Politik, 1962)
• Universitas Andalas, Padang (Ilmu Negara 1962)
• Universitas Mindanao, Filipina (1971)


Karir :
• Guru di Bengkulu (1938)
• Guru di Palembang (1939-1940)
• Pegawai Kotapraja Bandung (1943)
• Dan Divisi III TKR/TRI, Bandung (1945-1946)
• Dan Divisi I Siliwangi, Bandung (1946-1948)
• Wakil Panglima Besar/Kepala Staf Operasi MBAP, Yogyakarta (1948)
• Panglima Komando Jawa (1948-1949)
• KSAD (1949-1952)
• KSAD (1955-1962)
• Ketua Gabungan Kepala Staf (1955-1959)
• Menteri Keamanan Nasional/Menko Polkam (1959-1966)
• Wakil Panglima Besar Komando Tertinggi (1962-1963)
• Wakil Panglima Besar Komando Tertinggi (1965)
• Ketua MPRS (1966-1972)

A.H. Nasution dibesarkan dalam keluarga tani yang taat beribadat. Ayahnya anggota pergerakan Sarekat Islam di kampung halaman mereka di Kotanopan, Tapanuli Selatan. Beliau senang membaca cerita sejarah. Anak kedua dari tujuh bersaudara ini melahap buku-buku sejarah, dari Nabi Muhammad SAW sampai perang kemerdekaan Belanda dan Prancis.
Nasution muda jatuh cinta pada Johana Sunarti, putri kedua R.P. Gondokusumo, aktivis Partai Indonesia Raya (Parindra). Sejak muda, beliau gemar bermain tenis. Pasangan itu berkenalan dan jatuh cinta di lapangan tenis (Bandung) sebelum menjalin ikatan pernikahan. Pasangan ini dikaruniai dua putri (seorang terbunuh).
Selepas AMS-B (SMA Paspal) 1938, Nasution sempat menjadi guru di Bengkulu dan Palembang. Tetapi kemudian ia tertarik masuk Akademi Militer, terhenti karena invasi Jepang, 1942. Sebagai taruna, ia menarik pelajaran berharga dari kekalahan Tentara Kerajaan Belanda yang cukup memalukan. Di situlah muncul keyakinannya bahwa tentara yang tidak mendapat dukungan rakyat pasti kalah.
Beliau pernah bertahun-tahun dikucilkan dan dianggap sebagai musuh politik pemerintah Orba. Padahal beliau sendiri menjadi tonggak lahirnya Orba. Ia sendiri hampir jadi korban pasukan pemberontak yang dipimpin Kolonel Latief. Nasution-lah yang memimpin sidang istimewa MPRS yang memberhentikan Bung Karno dari jabatan presiden, tahun 1967.
Nasution memang salah seorang penandatangan Petisi 50, musuh nomor wahid penguasa Orba. Namun sebagai penebus dosa, Presiden Soeharto, selain untuk dirinya sendiri, memberi gelar Jenderal Besar kepada Nasution menjelang akhir hayatnya. Meski pernah “dimusuhi” penguasa Orba, Beliau tidak menyangkal peran Pak Harto memimpin pasukan Wehrkreise melancarkan Serangan Umum ke Yogyakarta, 1 Maret 1949.
Usai tugas memimpin MPRS tahun 1972, jenderal besar yang pernah 13 tahun duduk di posisi kunci TNI ini, tersisih dari panggung kekuasaan. Beliau lalu menyibukkan diri menulis memoar. Sampai pertengahan 1986, lima dari tujuh jilid memoar perjuangan Nasution telah beredar. Kelima memoarnya, Kenangan Masa Muda, Kenangan Masa Gerilya, Memenuhi Panggilan Tugas, Masa Pancaroba, dan Masa Orla. Dua lagi memoarya, Masa Kebangkitan Orba dan Masa Purnawirawan, sedang dalam persiapan. Masih ada beberapa bukunya yang terbit sebelumnya, seperti Pokok-Pokok Gerilya, TNI (dua jilid), dan Sekitar Perang Kemerdekaan (11 jilid).
Pria Tapanuli ini lebih menjadi seorang jenderal idealis yang taat beribadat. Ia tak pernah tergiur terjun ke bisnis yang bisa memberinya kekayaan materi. Kalau ada jenderal yang mengalami kesulitan air bersih sehari-hari di rumahnya, Nasution-lah orangnya. Tangan-tangan terselubung memutus aliran air PAM ke rumahnya, tak lama setelah beliau pensiun dari militer. Untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, keluarga beliau terpaksa membuat sumur di belakang rumah.
Gaya hidup bersahaja dibawa Jenderal Besar A.H. Nasution sampai akhir hayatnya, 6 September 2000. Ia tak mewariskan kekayaan materi pada keluarganya, kecuali kekayaan pengalaman perjuangan dan idealisme. Rumahnya di Jalan Teuku Umar, Jakarta, tetap tampak kusam, tak pernah direnovasi. Namun Tuhan memberkatinya umur panjang, 82 tahun.
Jenderal Besar Nasution menghembuskan nafas terakhir di RS Gatot Subroto, pukul 07.30 WIB (9/9-2000), pada bulan yang sama ia masuk daftar PKI untuk dibunuh. Ia nyaris tewas bersama mendiang putrinya, Ade Irma, ketika pemberontakan PKI (G-30-S) meletus kembali tahun 1965. Tahun 1948, Pak Nas memimpin pasukan Siliwangi yang menumpas pemberontakan PKI di Madiun.

Selasa, 05 Mei 2009

kumpulan sinopsis

Judul: Totto � chan� Gadis Cilik di Jendela�

Penerbit: Gramedia Pustaka
Pengarang: Tetsuko Kuroyanagi
Tahun Terbit: 2003
Halaman: 272


Guru-guru di sekolah , menganggap Totto-chan nakal . Padahalgadis cilik periang itu hanya memiliki keingin tahuan yang besar.Totto-chan pun dikeluarkan dan sekolah dengan alasan selalu membuat keributan di kelas . Seperti memanggil para pemusikjalanan yang langsung membuat para murid ribut , hingga masalahlaci Totto-chan yang selalu dibuka ratusan kali dan ditutup dengan
cara dibanting.
Mama tak bisa berbuat apa-apa selain menyekolahkan anaknyake sekolah lain tanpa memberitahu apa yang terjadi padanya . Mamapun mendaftarkan Totto-chan ke Tomoe Gakuen . Totto-chan senang sekali , di sekolah itu para murid belajar didalam gerbongkereta sebagai pengganti ruang kelas . Ia bisa belajar sambil melihat kehalaman seolah-olah sedang melakukan perjalanan naik kereta.
Di sekolah Tomoe , para murid bebas memilih urutan pelajaranyang mereka sukai - Kepala sekolah juga menetapkan makan siang dengan membawa �sesuatu dari laut dan sesuatu dari gunung�. Karena sekolah itu begitu unik, Totto-chan pun merasa kerasan
Hari demi hari dilewatiTotto-chan dengankegembiraan dan penistiwayang tak terduga. Sampai sampai, ia juga anak iainnyatak menyadari bahwa PerangPasifik sudah pecah - Sampaikemudian , perang dan segala kengeriannya telah mulaiterasa di kehidupan Totto- chan dan keluarganya - Setiaphari , pana pria dan pemuda disekitar tempatdikirim pergi untuk berperang.
Hingga beberapa harikemudian , Tomoe terbakar!Semuanya terjadi pada malamhari . Banyak bom yangdijatuhkan pesawat B29menimpa gerbong-gerbong keias . Sekolah Tomoe sudah tak ada. Api berkobar menghancurkan semuanya . Totto-chan tak pernahtahu bagaimana perasaan kepala sekolah saat melihatnya , tapi yang ia tahu hatinya merasa sesak saat tahu keinginannya untuk menjadi
guru di Tomoe teiah hancur.


Judul : Unbelieveable Love
Nama pengarang: lila Yunita
Penerbit:Puspa Swan
Tahun terbit:2006
Halaman:178 halaman



Hari itu Sharma benar-benar sial. Kepala Sharma pusing tujuh keliling. Itu semua gara-gara Kevin, Kevin adalah cowok yang selalu saja menjahilinya. Pake acara narik-narik rambut Sharma lah, menjitak kepala lah. Yang paling nyebelin lagi, dia berbuat Itu didepan umum! Padahal Sharma nggak merasa kalau dirinya punya salah kecowok itu. Atau jangari-jangan Kevin suka lagi sama Sharma?
Sebenarnya Sharma suka banget sama Dimas,teman satukelasnya. Tapi karena Sharma punya masalah dengan mamanya itudia jadi deket sama Kevin. Sharma telah ditinggal pergi olehpapanya, papanya meninggal ketika dia masih kecil. Papanya matikarena kecelakaan. Dan sekarang Sharma hanya tinggal berduadengan mamanya.
Pada suatu pagi, Sharma meminjam handphone mamanya dandia membaca sebuah sms mesra dari seorang bernama Anwar, orangsudah dikenalnya dan nggak pernah datang lagi dalam kehidupannya. Setelah membaca sms itu tangan dan kaki Sharmaterasa dingin dan muncul beberapa pertanyaan dibenak Sharma.Tapi belum sempat membaca semuanya mamanya datang danmembuat dia panik.
Sepulang sekolah ia kedatangan tamu bernama Lina. Dia sudah menemui Sharma dua kali. Dan ternyata itu istrinya om Anwar. Dia kaget dan nggak menyangka kalau mamanya berhubungan dengan suami orang. Dalam benaknya Sharma berfikir, kalau sebenarnya mamanya itu tau nggak sih kalau om Anwar itu sudah punya istri. Tante Lina bertengkar dengan Sharma dan mamanya. Dan akhirnya mamanya Sharma mengaku bersalah dan berjanji kepada Sharma untuk tidak mengulanginya lagi. Tapi dalam benaknya dia berfikir kenapa mamanya mau seperti itu? Apa ini karena cinta adalah segalanya?
Setelah kejadian itu Sharma menjadi dekat dengan Kevin. Karena tanpa disengaja Sharma curhat ke Kevin masalah mamanya dan melupakan tentang Dimas. Tetapi itu tidak berlangsung lama. Beberapa minggu kemudian ada anak baru disekolahnya bernama Stefi. Sharma cemburu karena semenjak ada Stefi Kevin jadi deket dengan anak baru itu. Dan denger-denger mereka udah jadian. Tadinya Sharma ingin bertanya kenapa Kevin langsung deket dengan Stefi, tapi dia gak berani karena dia tidak ingin menggangu hubungan mereka dan tidak ingin seperti ibunya.
Setelah mendengar penjelasan dari Kevin, Sharma langsung
kaget. Ternyata Stefi adalah anak dari om Anwar dan tante Lina. Dan dia selalu curhat dengan Kevin sampai-sampai mereka berdua jadian.
Semenjak itu Sharma menyendiri dirumah tantenya dan tidak mau bertemu siapa pun. Tetapi dia akhirnya mau untuk bertemu Kevin dan Kevin berjanji jika nanti sudah liburan Kevin akan mengajaknya ke Paris. Betapa senangnya hati Sharma mendengar apa yang dikatakannya itu.
Waktunya untuk liburan telah tiba. Sharma mendapat kabar kalau Kevin sudah putus dengan Stefi sewaktu belum liburan tiba. Entah mengapa Sharma langsung menangis tersedu-sedu. Waktu pun berlalu. Rasa sedih Sharma kini telah hilang dan dia teringat oleh janjinya Kevin. Sharma menelpon Kevin dan menanyakan janjinya itu.. .saat menelpon benak Sharma berfikir apakah ini semua terjadi karena cinta adalah segalanya?


Lorong Tanpa Cahaya


Di sebuah kampung pelacuran, ia dilahirkan. "Rumahmu di Sarkem, tempatnya lonte, ibumu juga lonte," ejek teman-teman di sekolahnya. Berbagai konflik batin pun ia derita: bayi Yu Karti digaruk di depan matanya; ibunya berselingkuh, pun disaksikannya. Juga sikap kasar bapaknya. Dan, buto ireng yang hidup di lorong gelap itu senantiasa mengancamnya.

Lantas ia minggat, dan ketika dewasa ia kembali ke kampung mesum itu, lalu jatuh cinta pada Karti. "Salahkah jika aku mencintai perempuan yang lebih tua dariku, yang punya ikatan kenangan di masa lalu, yang akhirnya jadi pelacur itu," bisiknya. Karena cintakah jika ia menolong Karti keluar dari dunia kepelacuran dan menjadi wanita baik-baik?

Segalanya berakhir pada sebuah pertarungan. Penduduk kampung itu mesti digusur, karena di kawasan itu hendak dibangun mal terbesar di kota itu. Mereka mencoba bertahan dan melakukan perlawanan meski harus berhadapan dengan pihak perusahaan milik anak pejabat tinggi itu, juga mesti menghadapi teror dan intimidasi.

Lalu, cintanya pada Karti? Segalanya harus direlakan, seperti ia merelakan kampung cabul itu. "Selamat tinggal Sosrowijayan, anak-anakku kelak jangan sampai lahir di tempat seperti itu... sehingga tak perlu menerima ejekan: 'rumahmu di Sarkem, tempatnya lonte, ibumu juga lonte'."



Menolak Panggilan Pulang


Anak penghulu itu kelak meneruskan tugas dan kewajiban ayahnya jika sang ayah meninggal. Tetapi, ketika 11 tahun usianya, ia terserang sakit sehingga mencemaskan seluruh warga Balai Bidukun. Ketika ia sembuh, orang dari kota membawanya ke Kandangan untuk disekolahkan.

Maka, ilmu dan nilai-nilai baru pun ia terima, nilai-nilai yang tentu berbeda dengan di Bukit, yang modern, yang tidak primitif, dan yang akhirnya meluruhkan nilai-nilai kesetiaan kepada adat tanah leluhurnya, termasuk melupaka sumpah bahwa kelak ia akan senantiasa setia dan mengabdi kepada Bidukun. Jika ia melanggar, ia bersedia menerima hukuman secara adat. Tetapi cintanya kepada putri Kepala Suku Balai Jalay, Aruni, tetap mengikatnya kepada Malinu. Sungguh batinnya penuh kontradiksi. Ketika ia lulus SMA, dan ia kembali ke Malinu--saat itu jalan tembus sudah dibangun-- ia ingin memboyong Aruni ke kota, meninggalkan Malinu yang tetap terasing. Tetapi sang gadis pujaan tak hendak lepas dari kaumnya. Ia ingin selamanya mengabdi kepada suku Bukit, untuk membebaskan dari keterasingan, keterpencilan, kebodohannya, tetapi tidak meninggalkan nilai-nilai adat suku Bukit.

Dan, demi sebuah ambisi, Utay diperalat oleh perusahaan hutan tanaman industri agar mau melobi orang-orang Bukit untuk menanam sejuta pohon sengon. "Tapi kami tak perlu sengon. Kami tak biasa menanam pohon itu, kami hanya menanam padi. Jangan paksa kami," tolak warga Malinu.

Segalanya berakhir pada sebuah pertarungan dahsyat: Utay berkeras membela PT Rimba Nusantara, tempat ia bekerja, itu semua dilakukan demi ambisi meski harus mengorbankan sukunya sendiri. Maka, semuanya berakhir pada api yang berkobar, membakar seisi desa, dan Utay melarikan diri.... Bagaimana dengan Aruni yang ternyata sudah hamil di luar nikah dan itu merupakan pelanggaran adat yang paling besar dan mesti menerima kutukan dewa dan roh leluhur?



Asmara Asramaku


Aku adalah bagian dari sekelompok mahasiswa ”EKSKLUSIF” di Institut Teknologi Bandung, tempat aku kuliah. Walaupun tidak seberuntung teman-teman lainnya, akan tetapi aku selalu berusaha tetap kuliah agar bisa lulus menjadi seorang sarjana. Himpitan ekonomi yang begitu kuat menerpaku yang datang bertubi-tubi membuatku tetap tegar dan semakin yakin untuk bisa menyelesaikan kuliah di institut ternama ini. Cerita dimulai ketika bapakku gagal terpilih menjadi kepala desa pada tahun 1993, sementara tahun 1994, aku berniat melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi melalui UMPTN. Setelah berhasil menembus gerbang UMPTN dan menjadi mahasiswa baru, aku mengalami permasalahan keuangan yang luar biasa.
Permasalahan kontrak/sewa rumah tinggal di Kota Bandung yang semakin mahal dari tahun ke tahun, menjadikan aku terus berusaha untuk menemukan tempat tinggal yang murah dan strategis, salah satu pilihannya adalah asrama mahasiswa. Berbagai asrama sudah aku temui, salah satunya adalah Asrama B Charade (Rumah B) yang pada akhirnya menjadi tempat tinggal bagiku di tingkat 2 masa kuliah dan seterusnya, sampai aku lulus dari kampus tercinta.
Sistem asrama yang berbeda dengan kos-kosan atau rumah sewa lainnya menuntut para penghuninya untuk dapat beradaptasi dengan yang lainnya, tanpa menimbulkan permasalahan baru. Munculnya polemik yang menjadikan persinggungan antar penghuni asrama yang berbeda karakter, budaya, agama, sosial-ekonomi, dan lain-lain sangat mungkin terjadi, oleh karena itu terbentuklah sistem asrama yang dipakai secara turun-temurun bagi penghuni yang mendiami asrama tersebut.Akibat krisis ekonomi yang menimpa bangsa ini, berimbas pada sistem asrama yang selama ini telah dikembangkan oleh masing-masing generasi yang mendiami harus berubah total.
Merger asrama yang menyatukan berbagai karakter asrama di kampus ini, menjadikan sistem baku yang telah dikembangkan di Asrama B Charade harus bergeser setelah mengalami pergesekan dan persinggungan antar penghuni asramanya. Permasalahan lainnya yang berkembang di Asrama B Charade adalah mengenai cinta dan kemiskinan. Cinta kasih yang berkembang di asrama oleh salah satu penghuni akan selalu kandas jika wanita yang sedang diincarnya adalah mahasiswi yang berasal dari kalangan asrama puteri di kota Bandung. Hal ini disebabkan hubungan antar penghuni asrama yang begitu plural, sangat menyusahkan bagi seorang penghuni asrama untuk menentukan wanita pilihannya, karena akan diganggu oleh para penghuni lainnya.
Sementara kemiskinan adalah pokok pembicaraan yang sangat asyik untuk diperbincangkan di asrama. Mas Far sebagai tokoh yang selalu mengeluarkan joke-joke indah dan lucu mengenai cinta dan kemiskinan, secara tidak sadar menjadi panduan khusus bagi para penghuni lain yang berada dalam proses mencari cinta dan ketulusan, termasuk aku.Bagi kalangan penghuni Asrama B Charade, di tolak oleh wanita atau mahasiswi pada saat itu, bukan merupakan sesuatu yang tabu.
Sarwan sebagai tokoh antagonis dalam novel ini selalu bergonta-ganti wanita yang diincarnya dengan memanfaatkan telepon kartu yang terpampang di ruang tamu asrama. Dalam satu minggu Sarwan bisa menghabiskan ratusan bahkan ribuan pulsa untuk mengembangkan sayapnya guna menjaring wanita-wanita yang diincarnya. Permasalahan kadang muncul pada saat dua penghuni asrama sedang mengejar wanita yang sama di asrama puteri tertentu, bahkan mereka bersitegang sampai melalaikan tugas-tugas asrama, yang pada akhirnya mereka harus disidangkan oleh sidang istimewa asrama untuk mendamaikan semuanya.Pertandingan scrabble yang telah dilaksanakan di Asrama B Charade dengan mengundang 10 asrama puteri yang ada di Bandung, ternyata menyisakan permasalahan yang tidak kunjung selesai. Aku, Sarwan, Awang, Imron dan Syahril menaksir wanita yang sama dari Asrama Puteri Bumi Rengganis Unpad bernama Shinta.
Untuk mendinginkan suasana, akhirnya terjadi kesepakatan, kami berlima sepakat untuk membuat surat cinta yang ditujukan ke Shinta, sementara pemenangnya adalah yang diperbolehkan untuk melakukan pendekatan ke Shinta. Sayangnya aku bukan pemenangnya, akan tetapi karena surat yang dibuat Awang berdasarkan isu yang berkembang ditujukan ke Dina, maka aku bebas melakukan pendekatan ke Shinta, walaupun hasilnya sama saja, DITOLAK. Pendamping wisuda yang sangat didambakan oleh semua mahasiswa yang lulus kuliah, menjadi impian tersendiri bagi kalangan mahasiswa yang tinggal di asrama. Saat aku bingung mencari pendamping wisuda karena gagal ditolak Shinta, aku justru mendapatkan pendamping wisuda bajakan yang difasilitasi oleh lapis terakhir penghuni Asrama B Charade, saat aku diwisuda.Sebagaimana kamera yang hanya menangkap sebelah sisi, maka novel ini disarikan dari berbagai macam potret yang digabungkan untuk melengkapi satu segmen dengan segmen yang lainnya. Potret terakhir diambilkan dari gambaran masing-masing personel setelah lulus dan berkarier pada dunia yang ditekuni masing-masing. Ternyata Sarwan Sang Pencundang yang mempunyai Indeks Prestai (IP) paling rendah di antara kami dan selalu menjadi trouble maker di Asrama B Charade, kuliahnya paling lama, kerap bermasalah di asrama puteri dan selalu dikejar-kejar rektorat agar tidak DO (Drop Out) menjadi figur yang cukup berhasil dibandingkan dengan yang lainnya.
Sistem dan aturan asrama yang berbeda dengan kos-kosan menuntut adaptasi khusus bagi para penghuni baru yang hendak tinggal di Asrama B Charade lebih lama, sebab jika tidak diterima oleh semua komunitas maka penghuni baru akan diusir dari asrama. Status kepenghunian dari grade paling rendah sampai paling tinggi menjadi bagian yang menarik untuk disimak dalam novel ini. Termasuk lelang kamar untuk para penghuni dengan status Penghuni Tetap Asrama dalam memperebutkan kamar-kamar idola di Asrama B Charade.
Dengan digusurnya Asrama B Charade maka runtuhlah dinasti kekaisaran asrama yang telah berjalan puluhan tahun yang lalu. Akan tetapi dinamika dan romantika bersama yang pernah terjalin antar alumninya tetap menguat bagaikan kristal kaca yang tak pernah lapuk. Novel ditutup dengan potret keberhasilan alumni Asrama B Charade yang tinggal di asrama dari generasi 1990 – 2002 setelah 5 tahun meninggalkan asrama. Rumah sederhana yang dihuni oleh sekelompok mahasiswa ”EKSLUSIF” itu mampu mengantarkan para penghuninya ke level-level keprofesian yang berbeda sesuai dengan jurusan dan keahliannya masing-masing. Karakter kemiskinan yang selalu didengang-dengungkan di telinga masing-masing menjadi kenangan tersendiri, pada saat para penghuninya MENJADI ORANG KAYA.


Siti Nurbaya



Dengan maksud yang licik Datuk Maringgih meminjamkan uangnya pada Baginda Sulaiman. Berkat pinjangan uang dari Datuk Maringgih tersebut, usaha dagang Baginda maju pesat. Namun sayang, rupanya Datuk Maringgih menjadi iri hati melihat kemajuan dagang yang dicapai oleh Baginda Sulaiman ini, maka dengan seluruh orang suruhanya, yaitu pendekar lima, pendekar empat serta pendekar tiga, serta yanglainnya Datuk Maringgih memerintahkan untuk membakar toko Baginda Sulaiman. Dan toko Bagindapun habis terbakar. Akibatnya Baginda Sulaiman jauh bangrut dan sekligus dengan hutang yang menunpuk pada Datuk Maringgih.

Di tengah-tengah musibah tersebut, Datuk Maringgih menagih hutangnya kepadanya. Jlas, tentu saja Baginda Sulaiman tidak mempu membayarnya. Hal ini memang sengaja oelh datuk Maringgih, sebab dia sudah tahu pasti bahwa Baginda Sulaiman tidak mampu membayarnya. Dengan alasan hutang tersebut, Datuk Maringgih langsung menawarkan bagaimana kalau Siti Nurbaya, Putri Baginda Sulaiman dijadikan istri Datuk Maringgih. Kalau tawaran Datuk Maringgih ini diterima, maka hutangnya lunas. Dengan terpaksa dan berat hati, akhirnya Siti Nurbaya diserahkan untuk menadi istri Datuk Maringgih.

Waktu itu Samsulbahri, kekasih Siti Nurbaya sedang menuntut ilmu di Jakarta. Namun begitu, Samsul Bahri tahu bahwa kekasihnya diperistri oleh orang lain. Hal tersebut dia ketahui dari surat yang dikirim oleh Siti Nurbaya kepadanya. Dia sangat terpukul oleh kenyataan itu. Cintanya yang menggebu-gebu padanya kandas sudah. Dan begitupun dengan Siti Nurbaya sendiri, hatinya pun begitu hancur pula, kasihnya yang begitu dalam pada Samsulbahri kandas sudah akibat petaka yangmenimpa keluarganya.

Tidak lama kemudian, ayah Siti Nurbaya jatuh sakit karena derita yangmenimpanya begitu beruntun. Dan, kebetulan itu Samsulbahri sedang berlibur, sehingga dia punya waktu untuk mengunjungi keluarganya di Padang. Di samping kepulangnya kekampung pada waktu liburan karena kangennya pada keluarga, namun sebenarnya dia juga sekaligus hendak mengunjungi Siti Nurbaya yang sangat dia rindukan.

Ketika Samsulbahri dan Siti Nurbaya sedang duduk di bawah pohon, tiba-tiba muncul Datuk Maringgih di depan mereka. Datuk Maringgih begitu marah melihat mereka berdua yang sedang duduk bersenda gurau itu, sehingga Datuk maringgih berusaha menganiaya Siti Nurbaya. Samsulbahri tidak mau membiarkan kekasihnya dianiaya, maka Datuk Maringgih dia pukul hingga terjerembab jatuh ketanah. Karena saking kaget dan takut, Siti Nurbaya berteriak-teriak keras hingga terdengar oleh ayahnya di rumah yang sedang sakit keras. Mendengar teriakan anak yang sangat dicinatianya itu, dia berusaha bangun, namun karena dia tidak kuat, ayah Siti Nurbaya kemudian jatuh terjerembab di lantai. Dan rupanya itu juga nyawa Baginda Sulaiman langsung melayang.

Karena kejadian itu, Siti Nurbaya oleh datuk Maringgih diusir, karena dianggap telah mencoreng nama baik keluarganya dan adat istiadat. Siti Nurbaya kembali ke kampunyanya danm tinggal bersama bibinya. Sementara Samsulbahri yang ada di Jakarta hatinya hancur dan penuh dendam kepada Datuk Maringgih yang telah merebut kekasihnya. Siti Nurbaya menyusul kekasihnya ke Jakarta, naumun di tengah perjalanan dia hampir meninggal dunia, ia terjatuh kelaut karena ada seseorang yang mendorongnya. Tetapi Siti Nurbaya diselamatkan oleh seseorang yang telah memegang bajunya hingga dia tidak jadi jatuh ke laut.

Rupanya, walaupun dia selamat dari marabahaya tersebut, tetapi marabahaya sberikutnye menunggunya di daratan. Setibanya di Jakarta, Siti Nurbaya ditangkap polisi, karena surat telegram Datuk Maringgih yang memfitnah Siti Nurbaya bahwa dia ke Jakarta telah membawa lari emasnya atau hartanya.

Samsulbahri berusaha keras meolong kekasihnya itu agar pihak pemerintah mengadili Siti Nirbaya di Jakarta saja, bukan di Padang seperti permintaan Datuk Maringgih. Namun usahanya sia-sia, pengadilan tetap akan dilaksanakan di Padang. Namun karena tidak terbukti Siti Nurbaya bersalah akhirnya dia bebas.

Beberapa waktu kemudian. Samsulbahri yang sudah naik pangkat menjadi letnan dikirim oleh pemerintah ke Padang untuk membrantas para pengacau yang ada di daerah padang. Para pengacau itu rupanya salah satunya adalah Datuk Maringgih, maka terjadilah pertempuran sengit antara orang-orang Letnan Mas (gelar Samsulbahri) dengan orang-orang Datuk Maringgih. Letnan Mas berduel dengan Datuk Maringgih. Datuk Maringgih dihujani peluru oleh Lentan Mas, namun sebelum itu datuk Maringgih telah sempat melukai lentan Mas dengan pedangnya. Datuk Maringgih meninggal ditempat itu juga, sedangkan letan mas dirawat di rumah sakit.

Sewaktu di rumah sakit, sebelum dia meninggal dunia, dia minta agar dipertemukan dengan ayahnya untuk minta maaf atas segala kesalahannya. Ayah Samsulbahri juga sangat menyesal telah mengata-ngatai dia tempo dulu, yaitu ketika kejadian Samsulbahri memukul Datuk Maringgih dan mengacau keluarga orang yang sangat melanggar adat istiadat dan memalukan itu. Setelah berhasil betemu dengan ayahnya, Samsulbahripun meninggal dunia. Namun, sebelum meninggal dia minta kepada orangtuanya agar nanti di kuburkan di Gunung Padang dekat kekasihnya Siti Nurbaya. Perminataan itu dikabulkan oleh ayahnya, dia dikuburkan di Gunung Padang dekat dengan kuburan kekasihnya Siti Nurbaya. Dan di situlah kedua kekasih ini bertemu terakhir dan bersama untuk selama-lamanya.

Dengan maksud yang licik Datuk Maringgih meminjamkan uangnya pada Baginda Sulaiman. Berkat pinjangan uang dari Datuk Maringgih tersebut, usaha dagang Baginda maju pesat. Namun sayang, rupanya Datuk Maringgih menjadi iri hati melihat kemajuan dagang yang dicapai oleh Baginda Sulaiman ini, maka dengan seluruh orang suruhanya, yaitu pendekar lima, pendekar empat serta pendekar tiga, serta yanglainnya Datuk Maringgih memerintahkan untuk membakar toko Baginda Sulaiman. Dan toko Bagindapun habis terbakar. Akibatnya Baginda Sulaiman jauh bangrut dan sekligus dengan hutang yang menunpuk pada Datuk Maringgih.

Di tengah-tengah musibah tersebut, Datuk Maringgih menagih hutangnya kepadanya. Jlas, tentu saja Baginda Sulaiman tidak mempu membayarnya. Hal ini memang sengaja oelh datuk Maringgih, sebab dia sudah tahu pasti bahwa Baginda Sulaiman tidak mampu membayarnya. Dengan alasan hutang tersebut, Datuk Maringgih langsung menawarkan bagaimana kalau Siti Nurbaya, Putri Baginda Sulaiman dijadikan istri Datuk Maringgih. Kalau tawaran Datuk Maringgih ini diterima, maka hutangnya lunas. Dengan terpaksa dan berat hati, akhirnya Siti Nurbaya diserahkan untuk menadi istri Datuk Maringgih.

Waktu itu Samsulbahri, kekasih Siti Nurbaya sedang menuntut ilmu di Jakarta. Namun begitu, Samsul Bahri tahu bahwa kekasihnya diperistri oleh orang lain. Hal tersebut dia ketahui dari surat yang dikirim oleh Siti Nurbaya kepadanya. Dia sangat terpukul oleh kenyataan itu. Cintanya yang menggebu-gebu padanya kandas sudah. Dan begitupun dengan Siti Nurbaya sendiri, hatinya pun begitu hancur pula, kasihnya yang begitu dalam pada Samsulbahri kandas sudah akibat petaka yangmenimpa keluarganya.

Tidak lama kemudian, ayah Siti Nurbaya jatuh sakit karena derita yangmenimpanya begitu beruntun. Dan, kebetulan itu Samsulbahri sedang berlibur, sehingga dia punya waktu untuk mengunjungi keluarganya di Padang. Di samping kepulangnya kekampung pada waktu liburan karena kangennya pada keluarga, namun sebenarnya dia juga sekaligus hendak mengunjungi Siti Nurbaya yang sangat dia rindukan.

Ketika Samsulbahri dan Siti Nurbaya sedang duduk di bawah pohon, tiba-tiba muncul Datuk Maringgih di depan mereka. Datuk Maringgih begitu marah melihat mereka berdua yang sedang duduk bersenda gurau itu, sehingga Datuk maringgih berusaha menganiaya Siti Nurbaya. Samsulbahri tidak mau membiarkan kekasihnya dianiaya, maka Datuk Maringgih dia pukul hingga terjerembab jatuh ketanah. Karena saking kaget dan takut, Siti Nurbaya berteriak-teriak keras hingga terdengar oleh ayahnya di rumah yang sedang sakit keras. Mendengar teriakan anak yang sangat dicinatianya itu, dia berusaha bangun, namun karena dia tidak kuat, ayah Siti Nurbaya kemudian jatuh terjerembab di lantai. Dan rupanya itu juga nyawa Baginda Sulaiman langsung melayang.

Karena kejadian itu, Siti Nurbaya oleh datuk Maringgih diusir, karena dianggap telah mencoreng nama baik keluarganya dan adat istiadat. Siti Nurbaya kembali ke kampunyanya danm tinggal bersama bibinya. Sementara Samsulbahri yang ada di Jakarta hatinya hancur dan penuh dendam kepada Datuk Maringgih yang telah merebut kekasihnya. Siti Nurbaya menyusul kekasihnya ke Jakarta, naumun di tengah perjalanan dia hampir meninggal dunia, ia terjatuh kelaut karena ada seseorang yang mendorongnya. Tetapi Siti Nurbaya diselamatkan oleh seseorang yang telah memegang bajunya hingga dia tidak jadi jatuh ke laut.

Rupanya, walaupun dia selamat dari marabahaya tersebut, tetapi marabahaya sberikutnye menunggunya di daratan. Setibanya di Jakarta, Siti Nurbaya ditangkap polisi, karena surat telegram Datuk Maringgih yang memfitnah Siti Nurbaya bahwa dia ke Jakarta telah membawa lari emasnya atau hartanya.

Samsulbahri berusaha keras meolong kekasihnya itu agar pihak pemerintah mengadili Siti Nirbaya di Jakarta saja, bukan di Padang seperti permintaan Datuk Maringgih. Namun usahanya sia-sia, pengadilan tetap akan dilaksanakan di Padang. Namun karena tidak terbukti Siti Nurbaya bersalah akhirnya dia bebas.

Beberapa waktu kemudian. Samsulbahri yang sudah naik pangkat menjadi letnan dikirim oleh pemerintah ke Padang untuk membrantas para pengacau yang ada di daerah padang. Para pengacau itu rupanya salah satunya adalah Datuk Maringgih, maka terjadilah pertempuran sengit antara orang-orang Letnan Mas (gelar Samsulbahri) dengan orang-orang Datuk Maringgih. Letnan Mas berduel dengan Datuk Maringgih. Datuk Maringgih dihujani peluru oleh Lentan Mas, namun sebelum itu datuk Maringgih telah sempat melukai lentan Mas dengan pedangnya. Datuk Maringgih meninggal ditempat itu juga, sedangkan letan mas dirawat di rumah sakit.

Sewaktu di rumah sakit, sebelum dia meninggal dunia, dia minta agar dipertemukan dengan ayahnya untuk minta maaf atas segala kesalahannya. Ayah Samsulbahri juga sangat menyesal telah mengata-ngatai dia tempo dulu, yaitu ketika kejadian Samsulbahri memukul Datuk Maringgih dan mengacau keluarga orang yang sangat melanggar adat istiadat dan memalukan itu. Setelah berhasil betemu dengan ayahnya, Samsulbahripun meninggal dunia. Namun, sebelum meninggal dia minta kepada orangtuanya agar nanti di kuburkan di Gunung Padang dekat kekasihnya Siti Nurbaya. Perminataan itu dikabulkan oleh ayahnya, dia dikuburkan di Gunung Padang dekat dengan kuburan kekasihnya Siti Nurbaya. Dan di situlah kedua kekasih ini bertemu terakhir dan bersama untuk selama-lamanya.



Judul asli : The Mahdi
Penulis : A.J Quinnell
Penerbit : Pustaka Azet
Tebal : 469


Morton Hawke, seorang direktur bagian operasi CIA, atau lebih sering disebut intelijen AS ini mengunjungi Pritchard di Malaysia, mantan agen rahasia Inggris yg sudah cukup tua dan melegenda. Hawke menginginkan Pritchard membantunya untuk memecah belah kekuatan2 Islam karena mereka mudah diadu, namun Pritchard menolak. Pritchard menganggap analisa CIA salah, Islam sama sekali berbeda dg agama2 lain yang mempunyai kepemimpinan terpusat sehingga mudah 'dikontrol'. Karena dg keberagaman tersebutlah Islam mudah sekali menyebar. Pritchard menyatakan kalau ingin menghancurkannya maka Islam justru harus dibuat bersatu, caranya adalah dg 'mu'jizat' yaitu melalui al-Mahdi, seorang nabi akhir jaman yang banyak ditunggu, yang tentunya juga sebagai 'boneka barat'.
Melalui Pritchard (yang memang beristri Muslim melayu), Hawke kemudian mempelajari Islam secara detil. Mereka merencanakan membuat 'keajaiban' di tengah Ka'bah tepat pada musim haji. Untuk melancarkan maksud dan tujuannya, Hawke tak segan2 bekerja sama dg NASA dan juga agen rahasia dunia spt KGB, MI6, dll.
Melalui agen bernama Abu Qadir yang berperan sbg Mahdi diciptakanlah sebuah keajaiban berteknologi tinggi ala Amerika. Di tengah jutaan manusia yg sdg berkurban ini, Abu Qadir justru berkurban domba yang setidaknya meniru nabi Ibrahim, yaitu domba yg menghilang dlm kilatan cahaya terang dari langit.



Sinopsis "Perahu Kertas"

Kisah ini dimulai dengan Keenan, seorang remaja pria yang baru lulus SMA, yang selama enam tahun tinggal di Amsterdam bersama neneknya. Keenan memiliki bakat melukis yang sangat kuat, dan ia tidak punya cita-cita lain selain menjadi pelukis, tapi perjanjiannya dengan ayahnya memaksa ia meninggalkan Amsterdam dan kembali ke Indonesia untuk kuliah. Keenan diterima berkuliah di Bandung, di Fakultas Ekonomi.
Di sisi lain, ada Kugy, cewek unik cenderung eksentrik, yang juga akan berkuliah di universitas yang sama dengan Keenan. Sejak kecil, Kugy menggila-gilai dongeng. Tak hanya koleksi dan punya taman bacaan, ia juga senang menulis dongeng. Cita-citanya hanya satu: ingin menjadi juru dongeng. Namun Kugy sadar bahwa penulis dongeng bukanlah profesi yang meyakinkan dan mudah diterima lingkungan. Tak ingin lepas dari dunia menulis, Kugy lantas meneruskan studinya di Fakultas Sastra.
Kugy dan Keenan dipertemukan lewat pasangan Eko dan Noni. Eko adalah sepupu Keenan, sementara Noni adalah sahabat Kugy sejak kecil. Terkecuali Noni, mereka semua hijrah dari Jakarta, lalu berkuliah di universitas yang sama di Bandung.Mereka berempat akhirnya bersahabat karib.
Lambat laun, Kugy dan Keenan, yang memang sudah saling mengagumi, mulai mengalami transformasi. Diam-diam, tanpa pernah berkesempatan untuk mengungkapkan, mereka saling jatuh cinta. Namun kondisi saat itu serba tidak memungkinkan. Kugy sudah punya kekasih, cowok mentereng bernama Joshua, alias Ojos (panggilan yang dengan semena-mena diciptakan oleh Kugy). Sementara Keenan saat itu dicomblangkan oleh Noni dan Eko dengan seorang kurator muda bernama Wanda.
Persahabatan empat sekawan itu mulai merenggang. Kugy lantas menenggelamkan dirinya dalam kesibukan baru, yakni menjadi guru relawan di sekolah darurat bernama Sakola Alit. Di sanalah ia bertemu dengan Pilik, muridnya yang paling nakal. Pilik dan kawan-kawan berhasil ia taklukkan dengan cara menuliskan dongeng tentang kisah petualangan mereka sendiri, yang diberinya judul: Jenderal Pilik dan Pasukan Alit. Kugy menulis kisah tentang murid-muridnya itu hampir setiap hari dalam sebuah buku tulis, yang kelak ia berikan pada Keenan.
Kedekatan Keenan dengan Wanda yang awalnya mulus pun mulai berubah. Keenan disadarkan dengan cara yang mengejutkan bahwa impian yang selama ini ia bangun harus kandas dalam semalam. Dengan hati hancur, Keenan meninggalkan kehidupannya di Bandung, dan juga keluarganya di Jakarta. Ia lalu pergi ke Ubud, tinggal di rumah sahabat ibunya, Pak Wayan.
Masa-masa bersama keluarga Pak Wayan, yang semuanya merupakan seniman-seniman sohor di Bali, mulai mengobati luka hati Keenan pelan-pelan. Sosok yang paling berpengaruh dalam penyembuhannya adalah Luhde Laksmi, keponakan Pak Wayan. Keenan mulai bisa melukis lagi. Berbekalkan kisah-kisah Jenderal Pilik dan Pasukan Alit yang diberikan Kugy padanya, Keenan menciptakan lukisan serial yang menjadi terkenal dan diburu para kolektor.
Kugy, yang juga sangat kehilangan sahabat-sahabatnya dan mulai kesepian di Bandung, menata ulang hidupnya. Ia lulus kuliah secepat mungkin dan langsung bekerja di sebuah biro iklan di Jakarta sebagai copywriter. Di sana, ia bertemu dengan Remigius, atasannya sekaligus sahabat abangnya. Kugy meniti karier dengan cara tak terduga-duga. Pemikirannya yang ajaib dan serba spontan membuat ia melejit menjadi orang yang diperhitungkan di kantor itu.
Namun Remi melihat sesuatu yang lain. Ia menyukai Kugy bukan hanya karena ide-idenya, tapi juga semangat dan kualitas unik yang senantiasa terpancar dari Kugy. Dan akhirnya Remi harus mengakui bahwa ia mulai jatuh hati. Sebaliknya, ketulusan Remi juga akhirnya meluluhkan hati Kugy.
Sayangnya, Keenan tidak bisa selamanya tinggal di Bali. Karena kondisi kesehatan ayahnya yang memburuk, Keenan terpaksa kembali ke Jakarta, menjalankan perusahaan keluarganya karena tidak punya pilihan lain.
Pertemuan antara Kugy dan Keenan tidak terelakkan. Bahkan empat sekawan ini bertemu lagi. Semuanya dengan kondisi yang sudah berbeda. Dan kembali, hati mereka diuji. Kisah cinta dan persahabatan selama lima tahun ini pun berakhir dengan kejutan bagi semuanya. Akhirnya setiap hati hanya bisa kembali pasrah dalam aliran cinta yang mengalir entah ke mana. Seperti perahu kertas yang dihanyutkan di parit, di empang, di kali, di sungai, tapi selalu bermuara di tempat yang sama. Meski kadang pahit, sakit, dan meragu, tapi hati sesungguhnya selalu tahu.
Diwarnai pergelutan idealisme, persahabatan, tawa, tangis, dan cinta, “Perahu Kertas” tak lain adalah kisah perjalanan hati yang kembali pulang menemukan rumahnya.


Senin, 06 April 2009

Tips & Trick Sukses Ujian

Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik Untuk Ujian

Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr / pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik.

Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :

1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.

5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.

Tips Menghadapi Ujian Nasional

Tips Menghadapi Ujian Nasional

Persiapan untuk menghadapi ujian adalah hal yang paling penting untuk menentukan kesiapan dalam mengerjakan semua soal yang ada.

Berikut ini ada 10 tips untuk membantu adik-adik kita yang masih duduk di bangku sekolah dalam mengerjakan ujian:

1. Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.

2. Tenang dan percaya diri.
Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.

3. Bersantailah tapi waspada.
Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.

4. Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)
Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.

5. Jawab soal-soal ujian secara strategis.
Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya kamu kerjakan adalah:
- soal paling sulit
- yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya
- memiliki nilai terkecil

6. Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.
Mula-mula, abaikan jawaban yang kamu tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.

7. Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.
Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin kamu tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu.

8. Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.
Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.

9. Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.
Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.

10. Analisis hasil ujianmu.
Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.

Jumat, 2009 Maret 20

Kode Tombol Rahasia Ponsel Nokia

Kode Tombol Rahasia Ponsel Nokia - Kunci Trik Cara Buka Secret Code Akses HP/Handphone/Telepon Selular/Seluler Nokia Anda

Berikut ini adalah kunci kode tombol rahasia yang dapat anda jalankan sendiri dengan mengetiknya di keypad hp ponsel anda yang bermerek Nokia baik yang cdma maupun yang gsm.

1. Melihat IMEI (International Mobile Equipment Identity)
Caranya tekan * # 0 6 #

2. Melihat versi software, tanggal pembuatan softwre dan jenis kompresi software
Caranya tekan * # 0 0 0 0 #
Jika tidak berhasil coba pencet * # 9 9 9 9 #

3. Melihat status call waiting
Caranya tekan * # 4 3 #

4. Melihat nomor / nomer private number yang menghubungi ponsel anda
Caranya tekan * # 3 0 #

5. Menampilkan nomer pengalihan telepon all calls
Caranya tekan * # 2 1 #

6. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena tidak anda jawab (call divert on)
Caranya tekan * # 6 1 #

7. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena di luar jangkauan (call divert on)
Caranya tekan * # 6 2 #

8. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena sibuk (call divert on)
Caranya tekan * # 6 7 #

9. Merubah logo operator pada nokia type 3310 dan 3330
Caranya tekan * # 6 7 7 0 5 6 4 6 #

10. Menampilkan status sim clock
Caranya tekan * # 7 4 6 0 2 5 6 2 5 #

11. Berpindah ke profil profile ponsel anda
Caranya tekan tombol power off tanpa ditahan

12. Merubah seting hp nokia ke default atau pabrikan
Caranya tekan * # 7 7 8 0 #

13. Melakukan reset timer ponsel dan skor game ponsel nokia
Caranya tekan * # 7 3 #

14. Melihat status call waiting
Caranya tekan * # 4 3 #

15. Melihat kode pabrik atau factory code
Caranya tekan * # 7 7 6 0 #

16. Menampilkan serial number atau nomer seri hp, tanggal pembuatan, tanggal pembelian, tanggal servis terakhir, transfer user data. Untuk keluar ponsel harus direset kembali.
Caranya tekan * # 92702689 #

17. Melihat kode pengamanan ponsel anda
Caranya tekan * # 2 6 4 0 #

18. Melihat alamat ip perangkat keras bluetooth anda
Caranya tekan * # 2 8 2 0 #

19. Mengaktifkan EFR dengan kualitas suara terbaik namun boros energi batere. Untuk mematikan menggunakan kode yang sama.
Caranya tekan * # 3 3 7 0 #

20. Mengaktifkan EFR dengan kualitas suara terendah namun hemat energi batere. Untuk mematikan menggunakan kode yang sama.
Caranya tekan * # 4 7 2 0 #

21. Menuju isi phone book dengan cepat di handphone nokia
Caranya tekan nomer urut lalu # contoh : 150#

22. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk semua panggilan
Caranya tekan * * 2 1 * Nomor Tujuan #

23. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan yang tidak terjawab
Caranya tekan * * 6 1 * Nomor Tujuan #

24. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan ketika telepon hp anda sedang sibuk
Caranya tekan * * 6 7 * Nomor Tujuan #

Rabu, 01 April 2009

About me

Para penbaca yang budiman, perkenalkan nama saya Yoga. Saya tinggal di Indonesia tepatnya di kabupaten Kudus. Saya masih berumur 15 tahun dan masih bersekolah. Saya bersekolah di sekolah terfavorit di Kudus.

Pengikut